Showing posts with label Cerita Dosen. Show all posts
Showing posts with label Cerita Dosen. Show all posts

February 1, 2017

Rejeki Gak Kemana!

source: google
Segala sesuatu pasti ada hikmahnya. Gak ada salahnya menunggu lebih lama untuk sesuatu yang lebih besar, kan?

Allah itu Maha Pemberi Rejeki. Jika Allah sudah berkehendak pasti akan terjadi. Awalnya aku ragu dan sudah pesimis, bakal dapat kesempatan itu. tapi ternyata Allah berkata lain. Allah ngasih aku rejeki di Awal tahun 2017, dan tepat di akhir bulan Januari. tiba-tiba ditelepon oleh pihak BAUK kampus Universitas Muhammadiyah Kupang, kemaren pagi dan diminta ke kampus untuk diambil SK pengangkatan sebagai calon dosen tetap di kampus tersebut. Alhamdulillah ya Allah.
padahal awalnya sudah misuh-misuh karena belum apa-apa sudah ditanya darimana asalnya, bapaknya siapa, dll. kemudian ragu, tapi akhirnya dengan niat yang kuat tetap nekat masukin lamaran kerja di tempat tersebut. dan ternyata Allah ngasih kesempatan buat masuk ke lingkungan itu. Aku cuma berdoa semoga memang Allah pengen aku ada dilingkungan yang mayoritas muslim. di kampus yang ada masjidnya, yang shalatnya harus tepat waktu dll. Allah 'menyelamatkan' aku dari lingkungan yang mungkin memang bukan lingkungan yang tepat buat aku. tapi Alhamdulillah, itu rejeki. dan semoga mereka terima aku untuk kerja disana tidak dengan melihat latar belakang keluarga, siapa backingan dibelakang aku, siapa koneksi didalam kampus yang dekat denganku. dan semoga mereka melihat bahwa aku memang bisa dan pantas masuk di lingkungan kampus tersebut. Bismillah pasti bisa. 

dan, jangan pernah berpikir untuk mencari tantangan yang lain ya shan! disini bukan tidak ada tantangan. tapi kamu yang belum menemukannya. sekarang sudah dikasih lingkungan kerja yang baru. jelas pasti ada tantangannya. banyak mahasiswa, banyak pikiran, banyak perilaku. banyak rekan kerja yang baru, banyak pula pola tingkah laku dan cara berpikir mereka. So, just be yourself! sekarang aku bisa bilang, the real world is begin now! 
SemangaT!

work Hard, Play hard, Shan!


January 20, 2017

Unimportant Stories [1]

Pagi ini mau sharing sedikit cerita soal suka duka mengajar di salah satu sekolah tinggi ilmu bahasa Asing yang ada di Kota Karang ini. 
Kota Kupang, yang merupakan ibukota propinsi Nusa Tenggara Timur ini memang biasanya disebut sebagai kota karang. selai karena kota nya yang memang penuh dengan batu karang, tetapi juga karena kemauan dan (kebanyakan) kepala manusia-manusia nya di kota ini juga keras seperti karang. 
that is true, guys! 😆
Jadi begini, sepagi ini sudah diprotes seorang mahasiswa karena tidak saya luluskan dalam satu matakuliah. problemnya adalah karena nilai Mid semester nya dapat 0 , sehingga berimbas pada nilai akhir nya yang rendah dan membuat dia tidak lulus. kemudian si mahasiswa ini datang meminta saya untuk melengkapi tugas agar bisa lulus. selain itu dia juga mengajak teman-temannya yang lain agar mendukung dia berbicara kepada saya kenapa bisa dapat nilai nya rendah dan minta agar saya adil memberikan nilai. teman-temannya yang mendukungnya itu menanyakan kenapa ada teman yang ujian menyontek di internet kenapa bisa lulus dan kasih nilai yang tinggi. nah, jelas saya sedikit emosi sepagi ini. kenapa? karena alasan yang mereka bawa itu tidak masuk akal. kenapa yang lihat hape waktu ujian itu malah lulus, yang kerja murni tanpa lihat hape bisa tidak lulus. 
Thanks to Allah SWT saya masih diberi kesabaran menghadapi otak-otak yang keras kayak batu karang ini. jadilah saya bilang ke mereka kalau memang itu tidak adil, harusnya mereka juga koreksi diri mereka sendiri pernah atau tidak diskusi dengan teman ketika ujian. dan semuanya mengaku kalau mereka juga diskusi ketika ujian. I feel a little bit angry this morning because such a silly thing.

semoga saya selalu diberi kesabaran untuk menghadapi anak-anak ini semester depan ya Allah. Amiin..

#abaikanceritagakpentingini #ceritagakjelas #pelampiasanemosiaja #ceritagaknyambung
Sekian.
Bye.
Assalamualaikum. :)