May 17, 2017

Sekelumit Kamu

Denganmu
Semua masalah terasa lunak
Kadang
Semua tawa menjadi riang
Selalu
Semua pembicaraan tanpa akhir

Denganmu kadang
Banyak hal terekam dan direka ulang
Hari ini bahkan hari-hari di tahun yang lalu
 
Tanpamu kadang
Serasa ada kebiasaan yang janggal
Yang tak sempat kulaksanakan
 
Karena denganmu
Ada hal biasa yang tak bisa terucap
Namun tersinkron dengan sempurna
Bersama hari-hariku
Dengan kamu

 
 Kupang, 17.05.2017
Santi Mallida
Share:

May 6, 2017

Tentang Kamu [1]

Untuk kamu yang selalu ada, yang selalu mendengarkan, yang selalu menerima, dan selalu bersedia tanpa menolak. Cerita ini ku  rekam agar nanti kelak waktu tidak lagi mengijinkan, maka kesan yang tertinggal akan tetap rapi tersimpan di jiwa.

Kamu,
Kukira kita tak akan pernah bertahan lama
Kukira ujung pertemuan kita adalah ketika sama-sama merantau
Ketika jarak jadi penghalang
ada pertemuan setelah lama tak bersua

Suara yang tak asing
Kudengar diujung telepon
Meraba-raba akan memori pada yang satu
Ada kenangan yang lama tersimpan
Terusik kembali menghangatkan jiwa

Tentang kamu,
Tak pernah berpikir akan bertahan
Bahkan sampai saat ini sampai dapat kusebut sebagai kita
Di antara dua kata, percaya dan tidak percaya
Aku ada ditengahnya dan kamu mungkin ada di awal dan akhir
Aku berusaha percaya dan kamu
Kamu berusaha menjadikan aku tetap pada jalanku
Sampai saat ini
Bahkan ketika kamu pun pergi menjalani duniamu
Masih dapat kusebut sebagai kita

[Bersambung...]

Kupang, 7.05.2017.
Sabtu Malam di awal bulan Mei.

Santi Mallida

Share:

February 1, 2017

Rejeki Gak Kemana!

source: google
Segala sesuatu pasti ada hikmahnya. Gak ada salahnya menunggu lebih lama untuk sesuatu yang lebih besar, kan?

Allah itu Maha Pemberi Rejeki. Jika Allah sudah berkehendak pasti akan terjadi. Awalnya aku ragu dan sudah pesimis, bakal dapat kesempatan itu. tapi ternyata Allah berkata lain. Allah ngasih aku rejeki di Awal tahun 2017, dan tepat di akhir bulan Januari. tiba-tiba ditelepon oleh pihak BAUK kampus Universitas Muhammadiyah Kupang, kemaren pagi dan diminta ke kampus untuk diambil SK pengangkatan sebagai calon dosen tetap di kampus tersebut. Alhamdulillah ya Allah.
padahal awalnya sudah misuh-misuh karena belum apa-apa sudah ditanya darimana asalnya, bapaknya siapa, dll. kemudian ragu, tapi akhirnya dengan niat yang kuat tetap nekat masukin lamaran kerja di tempat tersebut. dan ternyata Allah ngasih kesempatan buat masuk ke lingkungan itu. Aku cuma berdoa semoga memang Allah pengen aku ada dilingkungan yang mayoritas muslim. di kampus yang ada masjidnya, yang shalatnya harus tepat waktu dll. Allah 'menyelamatkan' aku dari lingkungan yang mungkin memang bukan lingkungan yang tepat buat aku. tapi Alhamdulillah, itu rejeki. dan semoga mereka terima aku untuk kerja disana tidak dengan melihat latar belakang keluarga, siapa backingan dibelakang aku, siapa koneksi didalam kampus yang dekat denganku. dan semoga mereka melihat bahwa aku memang bisa dan pantas masuk di lingkungan kampus tersebut. Bismillah pasti bisa. 

dan, jangan pernah berpikir untuk mencari tantangan yang lain ya shan! disini bukan tidak ada tantangan. tapi kamu yang belum menemukannya. sekarang sudah dikasih lingkungan kerja yang baru. jelas pasti ada tantangannya. banyak mahasiswa, banyak pikiran, banyak perilaku. banyak rekan kerja yang baru, banyak pula pola tingkah laku dan cara berpikir mereka. So, just be yourself! sekarang aku bisa bilang, the real world is begin now! 
SemangaT!

work Hard, Play hard, Shan!


Share: