February 1, 2018

Positive vs Negative

Tidak sedikit yang kita bicarakan. Bahkan teramat banyak. Tidak sedikit juga keluh kesahku akan sikapmu yang malas tahu dan egois.aku juga iya egois, tapi entah kenapa aku merasa bahwa kamu sekarang lebih egois dibanding aku.apa karena kamu sudah berhasil memiliki?ataukah ini sifat aslimu yang jarang bahkan seingatku tak pernah kau tunjukkan dulu?aku semakin merasa bahwa kita mulai menjauh karena banyak hal. Dulu kita dekat karena banyak hal berbeda yang kita punya. Tapi kenapa sekarang hal berbeda itu jadi semakin menjauhkan?Yang ku tahu, kita dekat ketika memang benar-benar dekat.Punya waktu untuk bicara banyak hal.selepas itu, maka akan jadi saat yang menjauhkan. kita saja yang berusaha membuat dekat. Padahal sebenarnya kita sedang mempertahankan keegoisan kita masing-masing.Berusaha untuk memaklumi satu sama lain, yang mungkin bisa bikin sesak di dada. Berusaha kuat padahal dalam hati mulai rapuh. Mulai bertanya-tanya, haruskah tetap maklum dan bersabar? Berpikir positif jadi satu-satunya pilihan untukku.

November 24, 2017

Rindu

Kamu, entah keberapa kalinya aku jatuh dan jatuh hati lagi kepadamu. Bahkan tak terhitung. Aku hanya berharap akhir yang bahagia,tapi kamu memberikanku bahkan lebih dari bahagia. Ada renungan yang dalam disetiap pembicaraan kita, ada sejengkal rindu disetiap detik perjalanan, ada  beribu tanya yang tak bisa terjawab, ada sekian jawab yang akhirnya mampu membungkam semua tanya. Aku bahkan tak sanggup berdiri kuat disini, hanya menarik napas antara lega dan sesak. Tak ada beda. Hanya detak jantung penanda rasa. Senyum dan tawamu itu duniaku, tapi amarah dan bencimu juga jadi duniaku.aku masih berdiri disini menunggu. Mengundang tawa atau tangis,sama saja. Mengharap kamu tetap jadi bagian. Apakah mungkin?ketika aku ragu kamu pun tetap menatap dengan senyum, ketika aku bimbang pun kamu masih juga tersenyum. Aku tak dapat sekalipun mengerti arti dari setiap senyummu itu. Kita seperti dua orang yang ingin bersatu tetapi tak tahu arah jalan pulang. Masih ingin bersama tapi ada alasan kuat yang memisahkan
Alasan yang ada maupun tak ada. Alasan yang dibuat-buat dan alasan yang memang adalah alasan. Nyaman saja bisa membuat orang bertahan berlama-lama, apalagi cinta?

Di sela waktu pagi.
24.11.17

September 28, 2017

Di Perjalanan

Bolehkah aku tidak melewatinya lagi?
Jalan panjang tanpa arah tanpa jeda
Memaksa pergi dari ingin
Menjawab pertanyaan-pertanyaan
Tentang kamu tentang hidup
yang tanpa pasti
Kamu berlari dan aku terpaku
Ketika ada jarak terlewati
Tanpa segan mencekik waktu
Bolehkah aku tidak melewatinya lagi?
Perjalanan kesekian
Aku tuk menemukanmu.

Kupang, 28/9/2017

September 22, 2017

21 September 2017

Dua belas tahun
Yang akhirnya menemui ujung
Tanpa persimpangan. Lagi.

*The biggest decision that I ever made in my life: Kamu.

September 14, 2017

Di Persimpangan

Di depan pagi kita tengadah
Memicingkan mata menatap surya
Di depan pagi pula
Banyak harap diuntai ke hadap-Nya
Di depan pagi
Ada berjuta cerita yang akan dirangkai
Melewati banyak waktu berjuta-juta malam
Ketika banyak kisah disimpan bersama senja
Menunggu kala di persimpangan
Antara senja dan malam
Antara fajar dan terik siang
Antara kamu dan aku
Yang berdiri di antara.

(Kupang, 14.09.2017)

Santi Mallida