November 30, 2010

KARMA

Assalamualaikum wr wb,,

hai hai,,
Saya mau nanya, sebenarnya kalian percaya gak sih sama KARMA? percaya gak kalau jika kita berbuat sesuatu yang buruk itu kita bakal dapat karma atas perbuatan itu?


Tulisan ini sebenarnya ditulis karena tidak sedikit pengalaman yang saya alami yang berkaitan dengan Karma ini. Antara percaya atau tidak, tapi yang jelas semua itu benar terjadi. Mulai dari hal kecil sampai ke hal yang besar, dari hal yang sederhana sampai ke hal yang kompleks sekalipun. Contoh, hal yang kecil seperti membantah/ melawan perkataan orang tua, dan orang tua gak suka dengan sikap kita. maka secara tidak langsung kita telah berbuat dosa terhadap orang tua. Hukuman yang kita terima mungkin tidak disaat yang bersamaan, tetapi bisa saja di lain waktu. Tetapi yang jelas, kita pasti akan mendapat karma nya jika kita membantah orang tua.
Hal yang kompleks contohnya ketika kita melakukan sesuatu dosa atau apapun lah yang menyalahi aturan baik itu aturan sosial ataupun aturan agama, maka cepat atau lambat kita pasti akan kena karma atas perbuatan salah yang telah kita lakukan. Entah karma yang diterima itu baik yang besar seperti kecelakaan dsb, atau kah karma kecil. Saya pribadi pun percaya akan karma, karena dengan begitu maka kita percaya akan takdir baik dan takdir buruk (Qada dan Qadar). Aturan dalam Islam pun telah mengajarkan kita agar percaya Qada dan Qadar kita yang telah di jelaskan dalam Rukun iman. Sudah jelas bahwa kita sebagai makhluk ciptaan Allah, harus percaya akan takdir Allah, ketentuan Allah yang sudah digariskan kepada kita. maka dengan begitu, bisa menambah keyakinan dan ketakwaan kita terhadap Tuhan Yang Maha Esa.

Saya pernah membaca sebuah cerita pendek (short story) karya Oscar Wilde berjudul The Happy Prince. Cerita ini mengisahkan tentang seorang pangeran yang sudah meninggal dan kemudian diabadikan sebagai sebuah patung. Patung itu kemudian diberi naman The Happy Prince. Dia dulu nya seorang yang kaya dan hidup berkecukupan, saking melimpahnya harta yang dia punya di istana, sampai-sampai tak pernah merasakan kesedihan atapun kekurangan satu apapun. Hidup yang sangat sempurna. Singkat cerita, dia berteman dengan seekor burung Swallow, yang sebenarnya akan bermigrasi ke Timur Tengah untuk mencari tempat yang lebih hangat. Dia meminta burung Swallow ini untuk menjadi messenger nya. Karena dia adalah patung yang sangat tinggi, maka dia bisa melihat ke seluruh kota nya. Yang dia lihat adalah kesedihan dan kemiskinan yang merajalela di kotanya. samapi pada akhirnya dia meminta Swallow untuk menjadi penolong dia untuk menyampaikan amanatnya. Walaupun dia patung, tetapi Happy Prince adalah patung yang kaya karena seluruh tubuhnya dilapisi emas yang terbaik, matanya terbuat dari batu saphir, dan dia juga mempunyai pedang yang dibuat dari batu Rubby.
Dia meminta Swallow mengantarkan Seluruh barang yang berharga di tubuhnya batu saphir, batu rubby, dan emas kepada orang2 yang miskin dan membutuhkan di kotanya. Sampai pada akhirnya burung itu pun mati karena kelelahan dan kedinginan, sedangkan The Happy Prince juga sudah buta dan tidak bisa melihat apa yang terjadi lagi. Akhir cerita, patung itu kemudian diturunkan karena melihat Happy Prince sudah shabby dan menurut pemerintah nya itu sudah tidak layak di pajang di tengah kota. Keegoisan pemerintah pun terlihat di dalam cerita ini. Inti dari cerita ini adalah kerelaan Happy Prince untuk memberikan apa yang dia punya kepada orang-orang yang membutuhkan. Sama seperti yang sudah saya jelaskan, apa yang kita akan lakukan akan mendapatkan balasan dari Yang Maha Kuasa. The Happy Prince dan burung Swallow pada akhirnya di angkat ke surga, dan mendapat tempat yang layak sesuai dengan apa yang sudah mereka lakukan selama hidup mereka. Itulah yang disebut dengan karma. Balasan atas apa yang kita lakukan. Jadi berbuat baiklah selama hidup kita agar kita juga mendapat balasan yang sesuai dengan apa yang kita lakukan.

sekian dan terimakasih,,,
wassalamualaikum wr wb,,



Share:

0 comments: